aiken21.blogspot.com

aiken21.blogspot.com
Download your favorite 3D paper
Home » » Investasi Dalam Persediaan Barang (Inventory)

Investasi Dalam Persediaan Barang (Inventory)



Untuk tujuan perencanaan penentuan besarnya inventory  yang akan dipertahankan oleh perusahaan kita hanya memperhatikan yang variable saja dari biaya-biaya inventory yang seacra langsung akan terpengaruh oleh rencana tersebut.
·         Biaya inventory terbagi menjadi :
1.      Biaya inventory yang bersifat variable
Biaya inventory yang bersifat variable adalah biaya yang berubah-ubah karena adanya perubahan jumlah inventory yang ada di dalam gudang. Biaya tersebut akan naik kalau kita meningkatkan jumlah persediaan yang disimpan. Biaya ini antara lain dalam bentuk biaya modal yang ditanamkan dalam persediaan tersebut, biaya asuransi persediaan, dan lain-lain.
2.      Biaya inventory yang bersifat tetap
Biaya inventory yang bersifat tetap adalah elemen-elemen biaya inventory yang relative tetap jumlah totalitasnya dalam jangka pendek dengan tidak memandang adanya variasi yang normal dan jumlah persediaan yang disimpan, misalnya depresiasi atau penyusutan ruangan yang digunakan, biaya pemeliharaan gudang, dan lain-lain.

·         Economical order quantity
Economical order quantity (EOQ) adalah jumlah kuantitas barang yang dapat diperoleh dengan biaya yang minimal, atau sering dikatakan sebagai jumlah pembelian yang optimal. Biaya variable dari inventory dapat digolongkan dalam :
1.      Procurement atau set-up costs
Procurement cost adalah biaya-biaya yang berubah sesuai dengan frekuensi pesanan, yang terdiri dari :
a.       Biaya selama proses persiapan,
-          persiapan-persiapan yang diperlukan untuk pesanan, dan
-          penentuan besarnya kuantitas yang akan dipesan.
b.      Biaya pengiriman pesanan,
c.       Biaya penerimaan barang yang dipesan,
-          Pembongkaran dan pemasukan ke gudang,
-          Pemeriksaan material yang diterima,
-          Mempersiapkan laporan penerimaan, dan
-          Mencatat ke dalam “material record cards”.
d.      Biaya-biaya prosesing pembayaran,
-          Auditing dan pembandingan antara laporan penerimaan dengan pesanan yang asli,
-          Persiapan pembuatan cek untuk pembayaran,
-          Pengiriman cek dan kemudian auditingnya.
Procurement costs akan makin besar apabila order quantity atau jumlah pesanan makin kecil.
2.      Storage atau carrying cost
Carrying cost adalah biaya-biaya yang berubah sesuai dengan besarnya sesuai besarnya inventory. Penentuan carryng cost ditentukan pada average inventory, dan biaya ini dinyatakan dalam persentase dari nilai dalam rupiah dari average inventory.
ü  Biaya-biaya yang termasuk dalam carryng cost, yaitu :
-          Biaya sewa gudang
-          Biaya pemeliharaan material,
-          Biaya untuk menghitung biaya yang dibeli,
-          Biaya asuransi,
-          Biaya absolescence,
-          Biaya modal, dan
-          Pajak dari persediaan yang ada dalam gudang.
Carrying costs akan makin kecil apabila jumlah material yang dipesan makin kecil.

0 komentar:

Poskan Komentar

aiken21. Diberdayakan oleh Blogger.

Followers